Minggu, 19 Desember 2010

serba - serbi waktu kosong

Awalnya aku berpikir untuk mengabadikan sebuah perasaan bahagia yang selalu tersimpan didalam hati pada selembar kertas putih.
Namun q urungkan niat tersebut,
karena percuma saja menuliskan sebuah perasaan berharga pada sebuah benda yang mudah untuk dihancurkan hanya dengan jentikan jari.

Lalu aku berpikir, untuk menuliskan sebaris kata cinta pada selembar daun agar batang pohonnya yang kokoh dapat membawanya menuju langit tinggi dan memberitahu semua orang bahwa aku mempunyai seseorang yang amat berharga untuk dicintai.
Namun kembali q urungkan niat itu.
karena percuma saja menulis diatas daun yang rapuh, karena pada akhirnya ia akan gugur lalu pergi diterpa angin dan tak kunjung kembali.

Aku kembali berpikir untuk menorehkan setetes tinta diatas lautan yang membentang luas mengitari bumi mengenai perasaan indah yang selama ini aku rasakan.
Namun, aku kembali berpikir.
percuma menorehkan setetes tinta diatas air yang pada akhirnya hanya bisa memecah belah setiap molekul yang terdapat didalam tinta menjadi jutaan benda asing tak kasat mata.

Kemudian aku terus berpikir dan bertanya.
bagaimana kalau aku menuliskan seberkas kisah menyentuh hati pada sebongkah batu apung yang kuat.
Ia tidak akan mudah hancur, tidak mudah diterpa angin, dan tidak mudah pula terbagi menjadi jutaan molekul saat aku membuangnya didasar lautan.
Tapi aku kembali berpikir.
Percuma saja aku berpikir untuk menuliskan sebuah kisah mengenai perasaan indah yang kurasakan pada sebuah benda nyata yang kasat mata.
Karena semua itu hanya akan menjadi pengingat kita mengenai bagaimana orang yang kita cintai meminta kita untuk menunggunya.
Sementara ia mengembara didunia ntah berantah dengan didampingi beribu selir cantik nan anggun.

Akhirnya aku memutuskan.
untuk menyimpannya didalam kotak penuh warna yang kusebut dengan hati.
karena semua kisah senang maupun duka.
dapat dihiasi oleh indahnya warna kemilau hati kita.
merubah semua tangis menjadi tawa
merubah pengalaman buruk menjadi sebuah pelajaran berharga untuk menopang kehidupan kita kelak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar